English French German Spain Italian Russian Portuguese Japanese Korean Arabic

Pada jaman yang sulit seperti sekarang, dengan
keadaan negara yang terpuruk dan kehidupan yang semakin sulit, banyak orang
mengalami depresi. Depresi tentunya bukan tergolong penyakit menular, tapi bisa
saja menularkan pengaruhnya hingga membuat orang disekeliling ikut tertekan.
Jika pasangan Anda tengah mengalami depresi berikut delapan strategi untuk
mengatasi pengaruhnya agar tak ''menular'' pada Anda:

Jangan Berkomplot

Anda mungkin bermaksud bersimpati tapi bukan
berarti menerima mentah-mentah kata-kata penuh tekanan yang mereka tunjukan.
Sebagai kejadian instant saat mereka tak bisa bangun di pagi hari, jangan
terima itu, bersikukuh kalau mereka bisa, bersimpatilah, buatkan secangkir teh,
buatkan santapan dan tekankan kalau mereka harus bangun. Anda tak dapat
menolong dengan menghalalkan tingkah depresi yang mereka tunjukan.

Jangan Biarkan Mereka Mengendalikan Anda

Jika pasangan Anda sedang mengalami depresi,
sedikit banyak akan membawa pengaruh pada kehidupan Anda sendiri. Ada
hal-hal yang mungin ingin Anda lakukan bersama mereka, namun mungkin mereka tak
menghendakinya. Akan ada hal-hal yang normalnya ingin Anda lakukan sendiri.
Cobalah sebisa mungkin untuk tak membuatnya mengendalikan Anda. Saat dia tak
mau diajak jalan-jlan di sere hari, misalnya, sementara itu merupakan hal
penting bagi Anda, pergilan sendiri, atau ajak teman-teman Anda. Tak jadi
masalah jika depresi yang dialami pasangan jadi maslaah besar Anda, tapi jangan
biarkan hal itu membatasi gerak Anda.

Beri Dorongan

Kenalilah seberat apapun apapun depresinya, bukan
berarti ia tak dapat melakukan apapun. Pasti ada sesuatu yang masih dapat
dilakukannya, mungkin sesuatu yang masih dinikmatinya. Yakinkan, Anda
mengetahui hal itu, buat dia tahu kalau Anda menghargai apa yang dilakukannya.
Ingat, dia juga punya sisi yang sedang depresi tapi juga sisi lain yang sehat.
Biasanya Anda lebih menekankan perhatian pada bagian yang sedang mengalami
depresi, tapi yang lebih penting, kenali bagian sehat dari dirinya.

Jangan Ambil Tanggung Jawab Untuk Masalahnya

Dia mungkin dalam posisi menyalahkan Anda untuk
maslah yang dihadapinya. Mereka mungkin mengatakan hal-hal yang menyudutkan
Anda, atau apapun yang mencoba membuat Anda merasa bersalah. Mungkin Anda juga
akan mulai merasa bersalah, selayaknya seperti yang terjadi pada setiap orang
yang dikelilingi hal-hal buruk. Penyesalan atau apapun yang ia katakan adalah
kesalahannya sendiri. Ingatkan diri Anda, bahwa pasangan yang sedang depresi
merupakan masalah Anda, tapi bukan kesalahan Anda.

Hindari Perasaan Bisa Melakukan Segalanya

Pada masa-masa suli ini, Anda mungkin terdorong
pada pemikiran kalau Anda bisa melakukan apapun untuk memperbaikinya. Memang
memperbaiki keadaan bukanlah hal yang mustahil. Tentu saja, ada hal yang dapat
Anda lakukan untuk membantunya mengatasi depresi tersebut tapi Anda bukan yang
mahakuasa hingga mampu melakukan segalanya. Hal yang perlu di lakukan adalah
mencari akarnya, itu bisa berasal dari masa lalu, masa kanak-kanaknya atau faktor-faktor
lain yang berada di luar kendali Anda. Anda memiliki keterbatasan untuk
melakukan segala sesuatu. Anda akan membuat diri stress sendiri dengan berpikir
dapat melakukan segalanya demi membuat pasangan keluar dari depresinya.

0 komentar:

Posting Komentar

kamu harus memakai pengguna ID untuk berkomentar, karena dari moderasi..

Masuk Link ™

Mau upload file km? klik aja "Disini"
Mau add di fesbuk? klik aja "Disini"
Mau add di twitter? klik aja "Disini"

† [S]couther[S]ix †

Foto saya
haii, ,terima kasih telah melihat blog saya, oia kalau punya website jangan lupa kamu menjadi pengikut ku iaa..hehe,, daripada website kamu nganggur mending daftar aja di member™ ini ...♫♪♫♪
kamu ingin atau butuh entri lain, cukup komentar saja yg di perlukan dan saya akan menambahkan yg kamu inginkan..terimakasih