Diposting oleh
Ari Hockey
Gempa yang berkekuatan 7.3SR, mengguncang pulau Jawa tanggal 02 September 2009 kemarin. Pusatnya terletak di dasar Samudera Indonesia pada kedalaman 30 km dibawah laut. Gempa ini sempat membuat kegiatan bisnis di daerah Jakarta dan sekitarnya hampir lumpuh karena sebahagian besar staff kantornya mengalami kepanikan yang sangat luar bisa, itu terlihat ketika gempa berlangsung selama satu sampai tiga menit, semua staff kantor berhamburan keluar untuk menghindari yang tidak diinginkan. Banyak yang mengalami shock, kecapaian, pingsan maupun teriak histeris waktu kejadian tersebut. Sebut saja perkantoran di daerah segitiga emas Jakarta, gedung pencakar langit saja bergoyang saat terjadinya gempa.
Perlu diketahui, mengapa daerah Indonesia umumnya rawan terjadinya gempa dan Tsunami? Mari kita simak apa sebenarnya dari penyataan Kepala Sub-Direktorat Mitigasi Bencana Geologi Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral, Bp.Surono. Beliau mengatakan bahwa negara Indonesia termasuk negara rawan gempa karena terletak di antara tiga lempeng bumi, yaitu Eurasia, Pasifik, dan Hindia-Australia.
Lempeng-lempeng tersebut selalu bergerak 3-4 sentimeter setiap tahun. Karena pergeseran itu tingkat elastisitas satu lempeng tidak kuat menahan gesekan, maka akan terjadi patah lempeng yang mengakibatkan gempa bumi atau tsunami. Lempeng Hindia-Australia selalu bergerak ke arah utara dan lempeng Pasifik bergerak ke arah baratdan masuk ke bawah lempeng Eurasia.
Bagian Indonesia Utara yaitu Pulau Jawa, kalimantan dan Sumatera adalah terletak pada lempeng Eurasia, Maluku, Sulawesi dan Irian adalah terletak pada lempeng Pasifik, sedangkan Lempeng Hindia-Australia sebagian besar terdiri dari Samudera Hindia dan hanya terdapat pulau-pulau kecil. Diantara daerah yang disebutkan diatas, yang paling aman dari gempa dan tsunami adalah pulau Kalimantan.
Dampak Negatif dari Daerah Indonesia yakni letusan gunung berapi, rawan gempa dan tsunammi, sedangkan dampak Positifnya yaitu Indonesia kaya dengan mineral, kandungan logam, minyak bumi, gas, dan bahan tambang lainnya.
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika Pusat Jakarta, melaporkan gempa susulan juga terjadi pukul 16:28:45 WIB dengan kekuatan 5,4SR yang berpusat di 137 kilometer barat daya Tasikmalaya dan hingga pukul 18:00 WIB masih ada gempa susulan yang berkekuatan 3-5SR dan berpusat di perairan lepas barat daya Tasikmalaya.
Demikian tulisan ini saya buatkan untuk kita bisa lebih mengerti tentang keadaan daerah Indonesia dan sumber pengetahuan ini sangat perlu kita dapatkan. Semoga dengan munculnya tulisan ini bisa lebih bertambah pengetahuan kita mengenai letak geografis Indonesia dan sekitarnya. Sekian.
Perlu diketahui, mengapa daerah Indonesia umumnya rawan terjadinya gempa dan Tsunami? Mari kita simak apa sebenarnya dari penyataan Kepala Sub-Direktorat Mitigasi Bencana Geologi Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral, Bp.Surono. Beliau mengatakan bahwa negara Indonesia termasuk negara rawan gempa karena terletak di antara tiga lempeng bumi, yaitu Eurasia, Pasifik, dan Hindia-Australia.
Lempeng-lempeng tersebut selalu bergerak 3-4 sentimeter setiap tahun. Karena pergeseran itu tingkat elastisitas satu lempeng tidak kuat menahan gesekan, maka akan terjadi patah lempeng yang mengakibatkan gempa bumi atau tsunami. Lempeng Hindia-Australia selalu bergerak ke arah utara dan lempeng Pasifik bergerak ke arah baratdan masuk ke bawah lempeng Eurasia.
Bagian Indonesia Utara yaitu Pulau Jawa, kalimantan dan Sumatera adalah terletak pada lempeng Eurasia, Maluku, Sulawesi dan Irian adalah terletak pada lempeng Pasifik, sedangkan Lempeng Hindia-Australia sebagian besar terdiri dari Samudera Hindia dan hanya terdapat pulau-pulau kecil. Diantara daerah yang disebutkan diatas, yang paling aman dari gempa dan tsunami adalah pulau Kalimantan.
Dampak Negatif dari Daerah Indonesia yakni letusan gunung berapi, rawan gempa dan tsunammi, sedangkan dampak Positifnya yaitu Indonesia kaya dengan mineral, kandungan logam, minyak bumi, gas, dan bahan tambang lainnya.
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika Pusat Jakarta, melaporkan gempa susulan juga terjadi pukul 16:28:45 WIB dengan kekuatan 5,4SR yang berpusat di 137 kilometer barat daya Tasikmalaya dan hingga pukul 18:00 WIB masih ada gempa susulan yang berkekuatan 3-5SR dan berpusat di perairan lepas barat daya Tasikmalaya.
Demikian tulisan ini saya buatkan untuk kita bisa lebih mengerti tentang keadaan daerah Indonesia dan sumber pengetahuan ini sangat perlu kita dapatkan. Semoga dengan munculnya tulisan ini bisa lebih bertambah pengetahuan kita mengenai letak geografis Indonesia dan sekitarnya. Sekian.


0 komentar:
Posting Komentar
kamu harus memakai pengguna ID untuk berkomentar, karena dari moderasi..