English French German Spain Italian Russian Portuguese Japanese Korean Arabic

Diposting oleh Ari Hockey

Kereta Laut Selatan 1.

Riak angin laut pantai selatan sangat bersahabat ktika aku dan parman ada di tempat itu. Tempat wisata yang belum begitu dikenal itu merupakan temapt yang tenang dan rasanya prospektif untuk dikembangkan sebagai derah wisata . parman-duduk di sebuah bangku sederhana di tepi pantai bersamaku. Tugasku bersama dia untuk meneliti biota pantai laut tinggal beberapa hari lagi. Entah terdorong oleh apa, tiba-tiba saja parman yang asal Kalimantan itu meminta bermalam di situ. Katanya dia sangat interest dengan suasana yang ada di situ.

“kulihat bapak-bapak berdua ini datang dari jauh ya ? dan, baru pertama kali datang ke sini ?” ujar seorang lelaki setengah baya yang mengenakan pakaian khas jawa lengkap dengan blangkon dan kerisnya. Kami seperti tak menyadari kedatangan laki-laki itu. Tiba-tiba saja dia seperti sudah berada di dekat kami berdua.

Aku dan parman saling mengangguk. Dia kemudian menawarkan kepada kami untuk menginap di sebuah hotel bernama hotel udang biru. Anehnya, parman langsung saja menyetujuinya. Demikian juga denganku, aku seperti terkena hipnotis dan tidak dapat mengelak dengan apa yang menjadi keinginan parman.

Maka, saat itu juga aku dan parman mengikuti langkah orang itu menuju hotel yang tidak jauh dari tempat kami berdiri. Begitu memasuki hotel, kulihat ada beberapa orang yang sedang bersenda gurau sambil duduk-duduk santai di lobi hotel. Namun dari beberapa orang yang ada disitu, anehnya tidak ada satupun yang memeprhatikan langkah kami. Kedatangan kami seolah tidak di anggap, meski Cuma melihat barang sepintas saja.

“ini kamarnya , pak” katanya sambil mengeluarkan sebuah kunci dari kantong baju surjannya. Aku dan parman lalu memasuki kamar itu. Beberapa orang yang ada di sekitar situ melihatku dengan heran. Aku sendiri tidak tahu mengapa mereka melihatku dengan heran. Aku sendiri tidak tahu mengapa mereka melihatku dan parman seperti itu. Seolah ada yang aneh pada diri kami. Sementara orang bersujan tersebut membantu kami membawakan masuk barang-barang bawaan kami ke dalam kamar.

Begitu masuk ke dalam kamar, aku dan parman langsung mencium bau kemenyan yang berbaur dengan kembang kenanga yang biasa digunakan orang untuk menabur kembang di atas makam. Aku melayangkan pandangan ke sekeliling kamar yang di cat dengan nuansa hijau. Aku sangat penasaran dengan bau-bau tersebut. Demikian pula dengan parman yang hidungnya cengar – cengir mencium bau tersebut.

Dengan penasaran aku lalu mencoba melongok ke bawah tempat tidur sambil menyingkap spreinya. Tapi tidak ada tempat untuk pembakaran dupa atau kembang secuil pun yang ada dikolong itu. Orang tua bersurjan hanya diam saja melihat tindakanku dan parman yang demikian. Dia tidak menjelaskan dari mana datangnya bau-bauan yang menyengat itu. Bahkan, tak lama kemudian dia langsung ngeloyor pergi.

Malam pun tiba. Hotel di tempat wisata itu tiba-tiba menimbulkan galau di hatiku. Dan ternyata parman juga mengalami hal yang serupa. Malahan, meski malam belum larut, kami malah diserang rasa kantuk yang teramat sangat. Rasa kantuk yang jarang aku alami karena aku terbiasa tidur larut malam. Kupersilahkan parman yang tersiksa oleh kantuk untuk tidur duluan. Mendengar usulku, parman rupanya sudah tidak lagi memeperdulikan lagi bebauan yang mengundang mistik itu. Ia langsung saja merebahkan diri dan memejamkan matanya.

Kereta Laut Selatan 2.

Aku kemudian memilih duduk-duduk di beranda sambil mempermainkan asap rokok.
“belum tidur , mas?” Tanya salah seorang penghuni hotel yang kamarnya bersebelahan dengan kamar kami. Aku hanya menggelengkan kepala sambil tersenyum. Lalu bangkit dari tempat dudukku dan berjalan menghampirinya. Setelah berkenalan, kamipun kemudian terlibat dalam pembicaraan yang hangat.

Namanya surya dari kota madiun.
“ Mas budiman kok berani bermalam di kamar itu ?” katanya sambil menunjuk kamarku. Aku terkejut dengan pertanyaannya.
“lho memangnya ada apa dengan kamarku itu ?” tanyaku sembari kutatap tajam-tajam matanya.
“katanya kamar yang mas budiman tempati itu tempatnya raja jin yang memang secara khusus diperuntukan untuk menjaga keamanan hotel ini. Kamar itu katanya juga dihuni oleh seseorang , tentunya orang halus.” Surya bercerita panjang lebar mengenai kamar itu dengan serius.

Dia seperti tidak sedang bercanda atau sengaja menakut-nakutiku.Mendengar apa yang dikatakan surya mengenai kamar yang kusewa itu seketika bulu kudukku menjadi merinding. Tapi tetap kucoba kegelisahanku itu tidak kutunjukannya. Sekitar pukul sebelas malam, surya meminta diri. Aku juga segera menuju kamar yang ku tempati sembari bertekad mengajak parman malam itu juga untuk hengkang dari situ.

Namun ketika beberapa langkah hendak memasuki kamarku, tiba-tiba kudengar suara gamelan yang sayup-sayup di tengah-tengah deburan ombak. Suara itu semakin mendekat…semakin mendekat… dan semakin mendekat. Hingga terasa jelas sekali di telingaku.
Bersamaan itu pula terdengar suara gemerincing kereta kuda. Disusul kemudian penampakan kereta kencana yang ditarik empat ekor kuida yang semuanya berwarna putih mulus. Keempat ekor kuda yang bertubuh kokoh itu semuanya berkalung asesoris yang gemerlapan karena lampu TL yang ada disitu. Tak lama kemudian dari kereta itu keluarlah lelaki bersurjan yang tadi sore sempat mengantarku ke hotel ini.

Setelah turun dari kereta, dia lalu jongkok . kemudian menyembah kearah kereta. Seolah di dalamnya ada seseorang yang sangat di hormatinya. Dari dalam kereta kemudian ada seseorang yang memberikan aba-aba dengan hanya mengibaskan tangannya. Melihat bentuk tangannya yang mulus dan halus bisa di tebak kalau tangan itu adalah tangan seorang wanita.

0 komentar:

Posting Komentar

kamu harus memakai pengguna ID untuk berkomentar, karena dari moderasi..

Masuk Link ™

Mau upload file km? klik aja "Disini"
Mau add di fesbuk? klik aja "Disini"
Mau add di twitter? klik aja "Disini"

† [S]couther[S]ix †

Foto saya
haii, ,terima kasih telah melihat blog saya, oia kalau punya website jangan lupa kamu menjadi pengikut ku iaa..hehe,, daripada website kamu nganggur mending daftar aja di member™ ini ...♫♪♫♪
kamu ingin atau butuh entri lain, cukup komentar saja yg di perlukan dan saya akan menambahkan yg kamu inginkan..terimakasih